Distya Rahma Fauziah Suarakan Advokasi Pendidikan Perempuan dan Generasi Muda
Distya Rahma Fauziah, mahasiswi Ilmu Hukum UIN SGD Bandung yang aktif memperjuangkan advokasi kesetaraan pendidikan perempuan dan edukasi bahaya napza bagi generasi muda. (FOTO: Disty for TIMES Indonesia)

Distya Rahma Fauziah Suarakan Advokasi Pendidikan Perempuan dan Generasi Muda

Advokasi yang diusung Disty mencakup peningkatan kesadaran akan pentingnya kesetaraan tingkat pendidikan bagi perempuan, edukasi bahaya serta dampak napza bagi generasi muda.

TIMES Tasikmalaya,Senin 31 Agustus 2026, 08:19 WIB
216
W
Wandi Ruswannur

TASIKMALAYAPentingnya peran generasi muda dalam menciptakan perubahan sosial yang berdampak nyata menjadi fokus utama yang terus diperjuangkan oleh Distya Rahma Fauziah

Mahasiswi yang akrab disapa dengan Disty ini mendedikasikan semangatnya untuk memperjuangkan hak-hak perempuan serta meningkatkan kesadaran sosial di tengah masyarakat.

Lahir sebagai anak pertama dari tiga bersaudara, perempuan berusia 22 tahun asal Desa Puspamukti, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya ini meyakini bahwa pendidikan merupakan fondasi utama bagi kemajuan perempuan. 

"Lewat disiplin ilmu hukum yang sedang ditempuh, saya merumuskan gagasan advokasi yang berfokus pada empat pilar utama," ujar putri dari pasangan Atang Ridwan dan Elin Nuralawiyah dalam keterangan tertulis yang diterima, Senin (31/8/2026).

Langkah Nyata dan Gagasan Advokasi

Advokasi yang diusung Disty mencakup peningkatan kesadaran akan pentingnya kesetaraan tingkat pendidikan bagi perempuan, edukasi bahaya serta dampak napza bagi generasi muda.

Kemudian perihal pengembangan soft skill perempuan, hingga penguatan nilai budaya dan pariwisata di daerah asalnya, khususnya di Desa Puspamukti, Tasikmalaya.

Lalu lebih lanjut dia mengungkapkan bahwa perjuangan ini memerlukan dukungan kolektif serta kepekaan sosial dari seluruh lapisan masyarakat, terutama kalangan pemuda.

"Semoga advokasi ini bisa berkepanjangan dan memberikan dampak nyata bagi orang-orang sekitar. Kita perlu lebih banyak perempuan yang sadar akan isu sosial, hukum, HAM, hingga budaya agar siap menciptakan perubahan yang luar biasa," katanya.

Meskipun menyadari adanya tantangan berupa kurangnya kepekaan terhadap isu sosial serta rendahnya partisipasi aktif akibat pergeseran pola pikir digital, Disty optimistis bahwa peluang kolaborasi masih terbuka lebar. 

Lantas dia memanfaatkan jejaring yang dimiliki yaitu paguyuban perempuan serta ruang media sosial untuk menyebarkan gagasan secara berkelanjutan. 

"Mari kita tingkatkan kesadaran terkait segala bentuk isu yang ada, karena perubahan sekecil apa pun jika dilakukan bersama dan konsisten akan berdampak besar di kemudian hari," tegasnya.

Jejak Prestasi dan Pengalaman Organisasi

Gagasan advokasi tersebut dibentuk melalui perjalanan akademik dan dinamika kepemimpinan.

Sebagai mahasiswa S1 Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Disty mengukir rentetan prestasi gemilang baik di tingkat internal maupun eksternal kampus.

Ia berhasil dinobatkan sebagai Mahasiswa Berprestasi Fakultas Syariah dan Hukum pada tahun 2024 dan 2025, serta dipercaya sebagai Duta Fakultas Syariah dan Hukum tahun 2024. 

Keterlibatannya dalam dunia keilmuan dan protokoler juga terbukti saat terpilih menjadi Mojang Reunit Protokol UIN Sunan Gunung Djati pada tahun 2024 serta menjadi Peserta Terbaik LKK Cabang Kabupaten Bandung pada tahun 2026.

Tidak hanya unggul di ranah akademik, Disty juga menorehkan prestasi di ajang bakat dan kecantikan berskala regional.

Ia meraih gelar Beauty Muslimah Indonesia Jawa Barat tahun 2025, Puteri Muslimah Nusantara Jawa Barat 2025, hingga dinobatkan sebagai Puteri Muslimah Nusantara Persahabatan 2025.

Kemampuan kepemimpinannya teruji melalui amanah struktur organisasi yang diembannya.

Saat ini, Disty dipercaya memegang jabatan sebagai Bendahara Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum Fakultas Syariah dan Hukum, serta menjabat sebagai Wakil Sekretaris Umum Bidang Internal KOHATI Komisariat Syariah dan Hukum HMI Cabang Kabupaten Bandung.

Pengembangan Diri dan Dukungan Lingkungan

Di luar aktivitas organisasi dan perkuliahan, Disty secara independen mengembangkan potensi dirinya melalui pekerjaan tidak tetap sebagai perias wajah atau makeup artist serta menjadi pembawa acara atau MC di berbagai kegiatan event. 

Untuk menjaga keseimbangan di tengah kesibukan, ia meluangkan waktu hobinya dengan mereview film dan buku, memperdalam keterampilan merias, serta mengasah kemampuan public speaking. 

Dalam hal ini lebih jauh masyarakat di manapun berada dapat mengikuti aktivitas serta pemikirannya melalui akun media sosial Instagram miliknya di @distya_rahma dan TikTok @hallodis.

Disty menegaskan bahwa seluruh capaian dan konsistensi perjuangannya tak lepas dari ruang belajar yang diberikan oleh pihak program studi, fakultas, universitas, serta dukungan penuh dari orang tua, adik-adik, dan rekan-rekan terdekatnya. 

"Bagi saya dukungan moral dan doa keluarga merupakan fondasi utama yang memberi kekuatan untuk terus tumbuh, bertahan, dan memberikan kontribusi nyata bagi sesama," tandasnya.  (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Wandi Ruswannur
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Tasikmalaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.