Tim Khusus Polres Tasikmalaya Siaga di Jalur Ekstrem Tanjakan Gentong Tasikmalaya
Polres Tasikmalaya Kota siagakan tim “ganjal” dan personel di Tanjakan Gentong untuk bantu kendaraan bermasalah, atur lalu lintas, dan amankan arus mudik Idul Fitri 2026.
TASIKMALAYA – Arus mudik Idul Fitri 2026 kembali menghadirkan dinamika perjalanan yang penuh tantangan, terutama di jalur-jalur rawan seperti kawasan Tanjakan Gentong, Tasikmalaya.
Menjawab tantangan tersebut, Polres Tasikmalaya Kota menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik dengan menyiagakan tim khusus “ganjal” serta personel di sejumlah titik strategis.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya menciptakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat yang melintasi wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota.

Tanjakan Gentong dikenal sebagai salah satu titik krusial dalam jalur mudik di Jawa Barat. Medan jalan yang menanjak dan panjang kerap menjadi penyebab kendaraan, khususnya kendaraan berat dan kendaraan pribadi dengan kondisi kurang prima, mengalami kendala seperti overheat atau bahkan mogok di tengah tanjakan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polres Tasikmalaya Kota menyiapkan tim khusus ganjal, yakni petugas yang sigap membantu kendaraan yang kehilangan tenaga saat menanjak agar tidak mundur dan membahayakan pengguna jalan lain.
Selain itu, personel juga disiagakan untuk memberikan bantuan teknis darurat, mengatur arus lalu lintas, hingga memberikan imbauan keselamatan kepada para pemudik.
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan matang dalam menghadapi lonjakan arus mudik tahun ini.
“Kami telah menempatkan personel di titik-titik rawan, termasuk di Tanjakan Gentong, guna membantu pemudik yang mengalami kendala seperti kendaraan overheat. Kami mengimbau kepada seluruh pemudik agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan, serta beristirahat jika merasa lelah,” ujarnya. Kamis (26/3/2026)
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang siap membantu dalam situasi darurat.
Kesiapsiagaan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, operasi kepolisian terpusat yang bertujuan untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik serta arus balik Idul Fitri.
Dalam operasi ini, Polres Tasikmalaya Kota tidak hanya fokus pada pengaturan lalu lintas, tetapi juga menghadirkan pendekatan humanis melalui pelayanan langsung kepada masyarakat, termasuk Bantuan teknis bagi kendaraan bermasalah, Pengaturan lalu lintas di titik rawan kemacetan
Kemudian penyediaan pos pengamanan dan pos pelayanan serta Edukasi keselamatan berkendara kepada pemudik.
Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, Polres Tasikmalaya Kota berharap arus mudik Idul Fitri 2026 dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif, khususnya di jalur-jalur rawan seperti Tanjakan Gentong.
Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa tenang bagi para pemudik yang menempuh perjalanan jauh untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman.
Lebih dari sekadar pengamanan, upaya ini menjadi wujud nyata bahwa negara hadir di tengah masyarakat, memastikan setiap perjalanan mudik bukan hanya sampai tujuan, tetapi juga penuh keselamatan.(*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.


