https://tasikmalaya.times.co.id/
Pendidikan

Kala Program Panca Waluya Jadi Ruh Pendidikan Karakter di SDN 2 Sukamaju Kota Tasikmalaya

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:29
Kala Program Panca Waluya Jadi Ruh Pendidikan Karakter di SDN 2 Sukamaju Kota Tasikmalaya Seorang guru saat mengajar di salah satu kelas di SDN 2 Sukamaju, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (21/1/2026) (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

TIMES TASIKMALAYA, TASIKMALAYA – Di Kota Tasikmalaya, upaya memperkuat pendidikan karakter diwujudkan melalui penerapan Program Panca Waluya, yang kini diimplementasikan secara konsisten di SD Negeri 2 Sukamaju, Kecamatan Indihiang.

Di tengah derasnya arus digitalisasi dan perubahan sosial yang kian cepat, sekolah dasar memang dituntut menjadi ruang aman yang mampu membentuk karakter, empati, serta ketangguhan mental peserta didik sejak usia dini.

Di sinilah Panca Waluya hadir sebagai konsep pendidikan berbasis kearifan lokal Sunda yang menekankan pembentukan manusia paripurna melalui lima nilai utama.

Nilai itu yakni Cageur (sehat jasmani dan rohani), Bageur (berakhlak mulia dan berempati), Bener (jujur dan bertanggung jawab), Pinter (cerdas, kritis, dan kreatif) dan Singer (terampil, cekatan, dan adaptif)

Kelima nilai tersebut dipandang sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam proses pendidikan, khususnya di jenjang sekolah dasar yang menjadi fondasi pembentukan karakter anak.

Dan SDN 2 Sukamaju yang terletak di kaki Gunung Galunggung, menjadikan Panca Waluya bukan sekadar program seremonial, melainkan nilai hidup yang terinternalisasi dalam aktivitas keseharian warga sekolah - mulai ruang kelas, halaman sekolah, hingga pola interaksi antara guru, siswa dan orang tua.

Kepala SDN 2 Sukamaju, Budiman, MPd. saat ditemui TIMES Indonesia mengungkapkan bahwa penerapan Panca Waluya merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam membangun pendidikan yang utuh dan berkelanjutan.

“Pendidikan itu tidak cukup hanya mengejar nilai akademik. Anak-anak harus tumbuh sehat, berakhlak, jujur, cerdas, dan punya keterampilan hidup. Nilai-nilai Panca Waluya kami jadikan pedoman agar pendidikan benar-benar menyentuh karakter siswa,” ujar Budiman, MPd saat ditemui TIMES Indonesia. Rabu (21/1/2026) 

Menurutnya, sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan dan sikap hidup anak. Oleh karena itu, pendekatan pendidikan karakter harus dilakukan secara konsisten dan melalui keteladanan.

Penanaman Nilai Panca Waluya

Nilai cageur diterapkan melalui pembiasaan hidup bersih dan sehat. Setiap pagi, siswa diajak melakukan aktivitas fisik ringan sebelum pembelajaran dimulai. Kebersihan kelas dan lingkungan sekolah menjadi tanggung jawab bersama melalui jadwal piket harian.

Selain kesehatan fisik, sekolah juga memperhatikan kesehatan mental siswa dengan menciptakan suasana belajar yang ramah anak dan bebas tekanan. Guru didorong untuk memahami kondisi psikologis siswa serta membangun komunikasi yang terbuka.

“Anak-anak harus merasa aman dan nyaman di sekolah. Kalau hatinya sehat, belajarnya pun akan lebih optimal,” tambah H. Budiman.

Nilai bageur menjadi roh dalam interaksi sosial di SDN 2 Sukamaju. Siswa dibiasakan bersikap sopan, saling menghormati, serta membantu sesama.

Praktik sederhana seperti menyapa guru, antre dengan tertib, dan bekerja sama dalam kelompok menjadi bagian dari pembelajaran karakter.

Sekolah juga menanamkan nilai toleransi dan kepedulian terhadap perbedaan latar belakang sosial maupun karakter siswa. Pendekatan ini diharapkan mampu mencegah perilaku perundungan sejak dini.

Dalam penerapan nilai bener, sekolah menekankan pentingnya kejujuran dan tanggung jawab. Siswa dibiasakan mengerjakan tugas dan evaluasi secara mandiri, sementara guru lebih menilai proses belajar dibandingkan semata-mata hasil.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa kejujuran itu adalah kebiasaan hidup, bukan hanya aturan sekolah,” kata H. Budiman.

Nilai tanggung jawab juga ditanamkan melalui kepatuhan terhadap tata tertib serta kepedulian dalam menjaga fasilitas sekolah.

Nilai pinter diwujudkan melalui pembelajaran aktif dan kontekstual. Guru mendorong siswa untuk bertanya, berdiskusi, dan mengemukakan pendapat. Kegiatan literasi dan numerasi dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari agar mudah dipahami.

Pendekatan ini membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta rasa ingin tahu yang tinggi sejak dini.

Aspek singer diterapkan melalui berbagai kegiatan praktik, seperti seni, keterampilan tangan, dan kerja kelompok. Siswa dilatih untuk mandiri, disiplin, serta mampu bekerja sama dengan teman sebaya.

Kegiatan tersebut tidak hanya melatih keterampilan motorik, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan tanggung jawab sosial.

Aspek Inklusivitas Tak Diabaikan

Penerapan Panca Waluya di SDN 2 Sukamaju juga mengedepankan prinsip inklusivitas. Setiap siswa diperlakukan setara, tanpa diskriminasi.

Guru berupaya memahami latar belakang keluarga dan karakter masing-masing anak agar pendekatan pembelajaran lebih manusiawi.

“Setiap anak punya potensi. Tugas sekolah adalah membantu mereka tumbuh sesuai kemampuannya,” tegas H. Budiman.

Implementasi Panca Waluya membawa perubahan nyata terhadap iklim sekolah. Hubungan guru dan siswa menjadi lebih harmonis, suasana belajar lebih kondusif, serta perilaku siswa menunjukkan peningkatan dalam hal kedisiplinan dan kepedulian sosial.

Orang tua juga mulai merasakan dampaknya melalui perubahan sikap anak di rumah yang lebih tertib dan bertanggung jawab.

Program Panca Waluya sejalan dengan kebijakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) serta visi pembangunan sumber daya manusia di Jawa Barat. SDN 2 Sukamaju menjadi contoh bahwa pendidikan berbasis nilai lokal dapat berjalan seiring dengan tuntutan pendidikan modern.

Melalui penerapan Program Panca Waluya, SDN 2 Sukamaju Tasikmalaya menegaskan bahwa pendidikan sejati bukan hanya soal capaian akademik, tetapi tentang membentuk manusia yang sehat, berakhlak, jujur, cerdas, dan terampil. (*)

Pewarta : Harniwan Obech
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Tasikmalaya just now

Welcome to TIMES Tasikmalaya

TIMES Tasikmalaya is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.