Tradisi Piknik Lebaran di Situ Gede Tasikmalaya, Ketupat, Tikar, dan Kebersamaan di Tepi Danau
Destinasi wisata alam Situ Gede salah satu tujuan wisata di hari libur lebaran. (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

Tradisi Piknik Lebaran di Situ Gede Tasikmalaya, Ketupat, Tikar, dan Kebersamaan di Tepi Danau

Situ Gede merupakan salah satu destinasi wisata alam paling populer di Kota Tasikmalaya. Danau alami ini terletak di Kecamatan Mangkubumi dan dikenal sebagai ruang rekreasi keluarga sejak lama.

TIMES Tasikmalaya,Jumat 20 Maret 2026, 04:22 WIB
537
H
Harniwan Obech

TasikmalayaLebaran di Kota Tasikmalaya tidak hanya identik dengan silaturahmi dari rumah ke rumah. Ada satu tradisi sederhana namun penuh makna yang selalu muncul setiap tahun setelah Hari Raya Idulfitri piknik keluarga di tepi Situ Gede.

Di kawasan wisata alam yang sejuk ini, keluarga datang membawa tikar, ketupat, opor ayam, rendang, sambal goreng, hingga kue Lebaran untuk dinikmati bersama di alam terbuka. Suasana hangat penuh tawa menyatu dengan panorama danau yang tenang dan pepohonan rindang.

Tradisi ini telah berlangsung puluhan tahun dan menjadi bagian dari budaya Lebaran masyarakat Tasikmalaya.

Situ Gede merupakan salah satu destinasi wisata alam paling populer di Kota Tasikmalaya. Danau alami ini terletak di Kecamatan Mangkubumi dan dikenal sebagai ruang rekreasi keluarga sejak lama.

Saat libur Lebaran, kawasan Situ Gede berubah menjadi lautan pengunjung. Sejak pagi hingga sore, pengunjung terus berdatangan dari berbagai daerah di Tasikmalaya bahkan dari luar kota seperti Bandung, Garut, hingga Jakarta.

Di sepanjang tepian danau, keluarga terlihat menggelar tikar di bawah pohon besar. Anak-anak berlarian, sementara orang tua menyiapkan hidangan Lebaran. Ketupat yang biasanya dimakan di rumah kini dinikmati di alam terbuka.

Dalam budaya Lebaran di Indonesia, ketupat memiliki makna simbolis yang dalam. Dalam tradisi Jawa dan Sunda, ketupat sering diartikan sebagai simbol “ngaku lepat” atau mengakui kesalahan, yang menjadi inti dari momen saling memaafkan saat Idulfitri.

Ketupat biasanya disajikan bersama hidangan khas Lebaran seperti opor ayam, rendang, sambal goreng ati, dan sayur labu.

Namun di Tasikmalaya, banyak keluarga yang membawa hidangan tersebut ke Situ Gede untuk dimakan bersama di alam terbuka.

Tradisi ini menghadirkan suasana yang berbeda dari makan di rumah. Selain lebih santai, kegiatan ini juga menjadi momen berkumpul bagi keluarga besar yang jarang bertemu.

Beberapa keluarga bahkan membawa peralatan masak sederhana untuk memanaskan makanan atau membuat kopi dan teh.

Di bawah pepohonan yang rindang, tawa dan obrolan keluarga menjadi pemandangan yang umum terlihat di setiap sudut Situ Gede saat Lebaran.

Ketika libur Lebaran tiba, kawasan Situ Gede berubah seperti festival keluarga besar. Pedagang makanan, minuman, hingga penyewaan tikar memenuhi area sekitar danau. Aroma IKAN bakar, cilok, dan bakso menguar di udara.

Anak-anak bermain air di rakit bambuatau berlari di lapangan rumput di tepi danau.

Bagi sebagian warga Tasikmalaya, piknik Lebaran di Situ Gede bahkan menjadi agenda wajib setiap tahun.

Selain piknik, aktivitas favorit lain saat Lebaran di Situ Gede adalah naik perahu mengelilingi kawasan danau.

Selain mengelilingi danau dengan perahu, jalur di sekitar danau yang relatif landai membuatnya cocok untuk wisata sepeda keluarga. Banyak pengunjung datang membawa sepeda sendiri.

Bersepeda di tepi danau menawarkan pengalaman santai sambil menikmati udara segar dan panorama air yang tenang.

Beberapa komunitas sepeda bahkan menjadikan libur Lebaran sebagai momen gowes bareng keluarga di Situ Gede.

Perahu-perahu kecil yang disediakan warga membawa pengunjung berkeliling danau dengan waktu sekitar 10–15 menit.

Dari atas perahu, pengunjung dapat melihat pemandangan Situ Gede dari sudut berbeda, termasuk pulau kecil di tengah danau yang sering menjadi spot foto favorit.

Anak-anak biasanya sangat antusias ketika diajak naik perahu, sementara orang tua menikmati pemandangan dan udara segar.

Aktivitas ini menjadi salah satu daya tarik utama Situ Gede setiap musim libur Lebaran.

Bagi banyak warga Tasikmalaya, Situ Gede bukan sekadar tempat wisata. Danau ini juga menyimpan kenangan masa kecil.

Banyak orang yang kini telah merantau ke kota besar kembali mengunjungi Situ Gede saat pulang kampung Lebaran.

Mereka datang bersama anak-anaknya, memperkenalkan tempat yang dulu sering mereka kunjungi ketika kecil.

Fenomena ini membuat Situ Gede menjadi ruang nostalgia lintas generasi. Secara historis, Situ Gede merupakan danau alami yang telah lama menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Tasikmalaya.

Selain sebagai objek wisata, danau ini juga memiliki fungsi ekologis sebagai penyimpan air dan pengatur keseimbangan lingkungan di kawasan sekitarnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah daerah bersama masyarakat juga terus melakukan upaya penataan kawasan agar tetap nyaman bagi wisatawan.

Fasilitas seperti jalur pejalan kaki atau joggingbtrack, area parkir, dan tempat duduk terus ditingkatkan untuk mendukung aktivitas wisata keluarga.

Dengan luas area yang cukup besar serta pepohonan rindang, Situ Gede menjadi salah satu ruang terbuka hijau penting di Kota Tasikmalaya.

Di tengah tren wisata modern, tradisi piknik Lebaran di Situ Gede justru menunjukkan bahwa kebahagiaan sering datang dari hal-hal sederhana.

Di bawah rindangnya pepohonan dan dengan latar danau yang tenang, keluarga berkumpul, berbagi cerita, dan menikmati hidangan Lebaran bersama.

Tradisi ini menjadi bukti bahwa Lebaran bukan hanya tentang makanan atau pakaian baru, tetapi tentang kebersamaan.

Selama Situ Gede tetap menjadi ruang bagi keluarga untuk berkumpul, tradisi piknik Lebaran di tempat ini kemungkinan akan terus hidup dari generasi ke generasi.(*) 

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Harniwan Obech
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Tasikmalaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.