Program Cek Kesehatan Gratis di Kota Tasikmalaya Menyentuh 35 Persen Target
Sejumlah yenaga medis saat mendata beberapa warga yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis di Gedung Juang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Selasa (31/3/2026) (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

Program Cek Kesehatan Gratis di Kota Tasikmalaya Menyentuh 35 Persen Target

Program cek kesehatan gratis ini merupakan bagian dari implementasi program satu sehat yang menjadi  sebuah inovasi ekosistem digital kesehatan nasional yang diinisiasi pemerintah pusat.

TIMES Tasikmalaya,Selasa 31 Maret 2026, 16:26 WIB
1.3K
H
Harniwan Obech

TASIKMALAYAUpaya pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui program cek kesehatan gratis terus menunjukkan progres signifikan, termasuk di Kota Tasikmalaya. 

Di Kota Tasikmalaya, capaian program tersebut kini telah menyentuh angka 35 persen dari target 36 persen yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Pencapaian ini diungkapkan langsung Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, dr. H. Asep Hendra Hendriana, MM, saat menghadiri kegiatan bakti sosial dan penyaluran bantuan terpadu dari Kementerian Sosial di Gedung Juang, Selasa (31/3/2026). 

Asep menyebut terus menggenjot target yang ditetapkan oleh Kemenkes. “Program cek kesehatan gratis Kota Tasikmalaya yang memiliki jumlah penduduk 757.815 jiwa baru mencapai 35 persen,” ujarnya.

Program cek kesehatan gratis ini merupakan bagian dari implementasi program satu sehat yang menjadi  sebuah inovasi ekosistem digital kesehatan nasional yang diinisiasi pemerintah pusat.

Program ini juga menjadi bagian dari kebijakan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pemerataan layanan kesehatan berbasis teknologi di seluruh Indonesia.

Melalui program satu sehat menurut Asep  masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai layanan kesehatan dalam satu genggaman, mulai dari rekam medis elektronik (RME), sertifikat vaksinasi, hingga layanan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

"Program ini mencakup seluruh kelompok usia, dari bayi hingga lansia, yang dikenal dengan istilah Cek Kesehatan Gratis (CKG)."terangnya.

Selain mempermudah pasien, sistem ini juga meningkatkan efisiensi layanan di fasilitas kesehatan seperti puskesmas, rumah sakit, dan laboratorium.

Untuk mencapai target yang telah ditetapkan, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya tidak tinggal diam. Berbagai strategi dilakukan, termasuk pendekatan langsung ke masyarakat melalui komunitas, lembaga, hingga layanan berbasis kewilayahan seperti posyandu.

Sebanyak 22 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kota Tasikmalaya turut dikerahkan secara maksimal dalam menyukseskan program ini.

“Untuk memaksimalkan pencapaian target, kita kerahkan tenaga medis yang ada di 22 puskesmas,” tegas Asep didampingi Kepala Puskesmas Kahuripan, Asep Rahmadia.

Pendekatan ini dinilai efektif dalam menjangkau masyarakat hingga lapisan terbawah, terutama mereka yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.

Peringkat Keempat di Jawa Barat

Capaian 35 persen ini juga menempatkan Kota Tasikmalaya pada posisi keempat di tingkat Provinsi Jawa Barat dalam pelaksanaan program cek kesehatan gratis.

Hal ini menjadi indikator positif bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan mulai meningkat, meskipun masih diperlukan upaya lebih masif untuk mencapai target maksimal.

Menariknya, meskipun target tahun ini hampir tercapai, pemerintah pusat justru menaikkan target capaian untuk tahun 2026 menjadi 45 persen.

"Ya, kenaikan target ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Kota Tasikmalaya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memperluas jangkauan program."tandasnya 

Dengan jumlah penduduk yang mencapai lebih dari 757 ribu jiwa, dibutuhkan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi aktif masyarakat agar program ini dapat berjalan optimal.

Program cek kesehatan gratis bukan sekadar layanan, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun masyarakat yang sehat dan produktif.

Asep berharap melalui integrasi digital seperti program satu sehat, ia berharap kebijakan kesehatan ke depan dapat lebih berbasis data, akurat, dan tepat sasaran.

"Di Kota Tasikmalaya, langkah menuju sistem kesehatan modern itu sudah dimulai. Tinggal bagaimana semua pihak menjaga konsistensi dan memperluas jangkauan, agar tidak ada lagi warga yang terlewat dari layanan kesehatan dasar." pungkasnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Harniwan Obech
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Tasikmalaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.