Ratusan Atlet Sepatu Roda Priangan Timur Unjuk Gigi di Skate Championship 2026
Sejumlah atlet sepatu roda berforo bersama usai kejuaraan di Area Parkir Kawasan Universitas Perjuangan, Kota Tasikmalaya (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

Ratusan Atlet Sepatu Roda Priangan Timur Unjuk Gigi di Skate Championship 2026

Kejuaraan ini menjadi momentum penting kebangkitan olahraga sepatu roda, khususnya di kalangan pelajar, sekaligus menandai keseriusan pembinaan atlet usia dini di wilayah Priangan Timur.

TIMES Tasikmalaya,Senin 16 Februari 2026, 22:02 WIB
1.6K
H
Harniwan Obech

TASIKMALAYADeru roda yang beradu dengan lintasan kembali menggema, membawa nostalgia kejayaan olahraga sepatu roda yang sempat digandrungi anak muda Indonesia pada era 1990-an.

Semangat itu terasa kental dalam Skate Championship Antar Pelajar SD dan SMP se-Priangan Timur, yang diikuti oleh 60 sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) dari berbagai daerah.

Kejuaraan ini menjadi momentum penting kebangkitan olahraga sepatu roda, khususnya di kalangan pelajar, sekaligus menandai keseriusan pembinaan atlet usia dini di wilayah Priangan Timur.

 Event ini diinisiasi oleh Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (Perserosi) Kota Tasikmalaya sebagai bagian dari upaya regenerasi atlet dan perluasan basis olahraga prestasi di lingkungan sekolah.

Ketua Perserosi Kota Tasikmalaya, Ignasius Adam Adiwinata, mengungkapkan bahwa kejuaraan ini tak hanya berorientasi pada kompetisi, tapi juga jadi alat ukur sejauh mana peran sekolah dalam mendukung pengembangan bakat olahraga siswa, khususnya di cabang sepatu roda.

Menurut Adam, olahraga sepatu roda memiliki nilai strategis karena mampu melatih keseimbangan, ketahanan fisik, disiplin, serta mental kompetitif anak sejak usia dini.

article
Ketua Perserosi Kota Tasikmalaya, Ignasius Adam Adiwinata (tengah) saat acara pembukaan Skate Championship 2026 di Area Parkir Kawasan Universitas Perjuangan, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. (FOTO: Harniwan Obech/TIMES Indonesia)

“Kejuaraan ini selain untuk membangkitkan kembali gelora olahraga sepatu roda di Kota Tasikmalaya, juga untuk mengukur sejauh mana keterlibatan sekolah dalam dunia olahraga,” ungkap Adam kepada awak media, Senin (16/2/2026) sore.

"Lebih jauhnya, kita ingin pada akhirnya di setiap sekolah ada kegiatan ekstrakurikuler sepatu roda," imbuhnya.

Ia menambahkan, keberadaan ekstrakurikuler sepatu roda di sekolah-sekolah diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di level regional hingga nasional.

Kejuaraan ini dikemas dalam tajuk Skate Championship Regional Jawa Barat, yang digelar di kawasan Area Parkir Universitas Perjuangan, Kota Tasikmalaya. Lokasi ini dipilih karena dinilai representatif serta memiliki fasilitas yang mendukung pelaksanaan kejuaraan berskala regional.

Ajang bergengsi ini turut dihadiri sekaligus dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah daerah terhadap pengembangan olahraga pelajar.

 Kehadiran unsur pemerintah ini menjadi sinyal kuat bahwa olahraga sepatu roda mulai kembali mendapat tempat strategis dalam kebijakan pembinaan olahraga daerah.

Sepanjang kejuaraan berlangsung, ratusan atlet pelajar tampak antusias mengikuti berbagai nomor perlombaan.

Sorak sorai pendukung, guru, dan orang tua menambah semarak suasana, menjadikan ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga perayaan semangat olahraga dan kebersamaan.

Dari hasil akhir perlombaan, sejumlah sekolah dasar tampil mendominasi dan berhasil keluar sebagai juara umum berdasarkan perolehan medali. 

Berikut daftar tiga besar juara umum dalam Kejuaraan Sepatu Roda Antar Pelajar Priangan Timur:

  1. SD Al Azhar – Juara umum dengan perolehan medali emas terbanyak
  2. SD Al Muttaqin – Peringkat kedua dengan medali perak terbanyak
  3. UPTD SDN 1 Banjar – Peringkat ketiga dengan medali perunggu terbanyak

Keberhasilan sekolah-sekolah tersebut menunjukkan bahwa pembinaan olahraga sejak dini, jika dilakukan secara konsisten dan terstruktur, mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan.

Kejuaraan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan olahraga sepatu roda di Tasikmalaya dan wilayah Priangan Timur secara luas. 

Perserosi Kota Tasikmalaya menargetkan agar event serupa dapat digelar secara rutin, sekaligus mendorong lebih banyak sekolah membuka ekstrakurikuler sepatu roda sebagai bagian dari pendidikan karakter dan prestasi siswa.

Dengan meningkatnya partisipasi sekolah, dukungan pemerintah daerah, serta antusiasme pelajar, bukan tak mungkin dari lintasan-lintasan kecil di Tasikmalaya akan lahir atlet sepatu roda masa depan yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional.

Kejuaraan ini pun menjadi bukti bahwa olahraga lama yang sempat redup, kini kembali menemukan jalannya meluncur cepat bersama generasi muda yang penuh semangat dan harapan. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Harniwan Obech
|
Editor:Ronny Wicaksono

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Tasikmalaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.