Jelang Mudik Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Layanan
Sejumlah petugas KAI Daop 2 Bandung saat melakukan inspeksi di ruang PPKA di sejumlah stasiun, Selasa (10/2/2026). (FOTO: Daop 2 Bandung)

Jelang Mudik Lebaran 2026, KAI Daop 2 Bandung Pastikan Kesiapan Infrastruktur dan Layanan

KAI Daop 2 Bandung memperketat inspeksi rel, jembatan, persinyalan, dan kesiapan SDM jelang Mudik Lebaran 2026 demi memastikan perjalanan kereta api aman dan nyaman.

TIMES Tasikmalaya,Selasa 10 Februari 2026, 19:24 WIB
353
H
Harniwan Obech

BANDUNGKeselamatan perjalanan menjadi fokus utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 2 Bandung (KAI Daop 2)  dalam menyambut Mudik Lebaran 2026. Hal ini ditandai dengan inspeksi menyeluruh terhadap rel, jembatan, sistem persinyalan, serta fasilitas pendukung lainnya.

Menjelang lonjakan mobilitas masyarakat pada masa Mudik Lebaran 2026, KAI Daop 2 memastikan seluruh aspek keselamatan dan pelayanan berada dalam kondisi siap dan andal. 

Komitmen ini diwujudkan melalui inspeksi menyeluruh terhadap prasarana, sarana, serta kesiapan sumber daya manusia (SDM) perkeretaapian di wilayah kerja Daop 2 Bandung.

Inspeksi tersebut dilaksanakan langsung oleh jajaran Direksi PT KAI bersama para stakeholder terkait pada Selasa (10/2/2026), sebagai bagian dari langkah strategis dan antisipatif menghadapi periode angkutan Lebaran yang setiap tahunnya mencatat peningkatan signifikan jumlah penumpang.

Fokus utama inspeksi kali ini diarahkan pada kondisi prasarana perkeretaapian di wilayah Daop 2 Bandung. Pemeriksaan dilakukan secara detail dan menyeluruh, meliputi kondisi rel, jembatan kereta api, wesel, sistem persinyalan, hingga berbagai fasilitas pendukung operasional lainnya.

Seluruh elemen infrastruktur tersebut diperiksa untuk memastikan berfungsi sesuai dengan standar keselamatan perkeretaapian nasional, sekaligus meminimalkan potensi gangguan operasional selama masa mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Kegiatan inspeksi lapangan ini tidak hanya bersifat seremonial, namun menjadi sarana evaluasi langsung kondisi aktual di lintas operasional. Setiap temuan di lapangan dicatat dan langsung ditindaklanjuti oleh unit terkait agar tidak berkembang menjadi potensi risiko keselamatan.

Selain prasarana, kesiapan sarana dan sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius manajemen KAI Daop 2 Bandung. Seluruh awak kereta, petugas operasional, serta petugas pelayanan di stasiun dipastikan siap bertugas dengan mengedepankan disiplin keselamatan, profesionalisme, dan pelayanan prima kepada pelanggan.

Kesiapan SDM dinilai krusial mengingat masa angkutan Lebaran identik dengan tingginya intensitas perjalanan kereta api serta meningkatnya kebutuhan pelayanan informasi dan asistensi kepada penumpang.

Manajemen KAI menegaskan bahwa keselamatan perjalanan tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur dan sarana, tetapi juga oleh kompetensi dan kesiapsiagaan petugas di lapangan.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menegaskan bahwa keselamatan merupakan prinsip utama yang tidak dapat ditawar dalam operasional perkeretaapian.

“KAI tidak menawar dalam hal keselamatan. Inspeksi bersama Direksi dan stakeholder ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek operasional benar-benar siap dalam melayani lonjakan penumpang pada Mudik Lebaran 2026,” tegas Kuswardojo.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan inspeksi ini merupakan bentuk keseriusan KAI dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama mudik yang aman dan nyaman.

Selain aspek keselamatan, KAI Daop 2 Bandung juga terus melakukan peningkatan kualitas pelayanan demi memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi pelanggan. 

Upaya tersebut mencakup kesiapan fasilitas stasiun, kebersihan dan kenyamanan area layanan, ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan kereta, serta kehadiran petugas yang responsif dan informatif.

Kuswardojo menambahkan bahwa pelayanan prima menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keselamatan perjalanan.

“Kami ingin pelanggan tidak hanya merasa aman, tetapi juga nyaman dan terlayani dengan baik sejak berada di stasiun hingga tiba di tujuan,” ujarnya.

Dengan berbagai persiapan yang dilakukan sejak dini, KAI Daop 2 Bandung optimistis penyelenggaraan Angkutan Mudik Lebaran 2026 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tertib.

Langkah antisipatif ini diharapkan mampu menekan potensi gangguan operasional sekaligus menjaga kelancaran perjalanan kereta api selama periode dengan tingkat mobilitas tinggi.

KAI juga mengajak masyarakat untuk memilih kereta api sebagai moda transportasi mudik, mengingat keunggulannya dalam aspek keselamatan, kenyamanan, serta kepastian jadwal perjalanan.

Sebagai salah satu tulang punggung transportasi publik nasional, KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan demi mendukung mobilitas masyarakat Indonesia, khususnya pada momentum penting seperti Mudik Lebaran.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Harniwan Obech
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Tasikmalaya, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.